[Menerjemahkan]
Maraknya tren belanja online atau electronic commerce (ecommerce) tidak hanya dibaca pelaku bisnis atau developer portal. Bank kini mulai ambil bagian. Tapi bagi pelaku bisnis, kehadiran bank justru berkah untuk meningkatkan awareness pasar.
President Director sekaligus Founder Tokobagus.com Arnold Sebastian Egg mengatakan, sebagai pemain lama di ecommerce, Arnold tidak khawatir Tokobagus yang dikelolanya kalah bersaing dengan bank-bank ataupun pemain lainnya. Menurut pria asal Belanda ini, semakin banyak yang terjun ke pasar ecommerce akan membantu mengedukasi dan membiasakan pasar dengan ecommerce.
“Pasarnya masih besar dan kami tidak merasa tersaingi. Kami menyambut setiap pemain baru dan bersama-sama mengedukasi pasar,” ujarnya lewat pesan elektroniknya, di Jakarta, Jumat (23/12/2011).
Arnold mengatakan, Tokobagus saat ini memiliki sekira 1,4 juta pengguna aktif dengan nilai transaksi per bulan mencapai sekira Rp1,5 miliar. Dari jenis transaksi, paling banyak masih dikontribusikan produk fashion wanita.
Senada, Chief Marketing Officer PT Darta Media Indonesia (Kaskus.us) Danny Oei Wirianto sepakat makin banyak yang masuk ecommerce akan membantu edukasi masyarakat.
“Kita masih dalam tahap edukasi. Kalau Amerika pasarnya sudah 20-25 tahun, kita baru lima tahun tapi potensi untuk tumbuh besar,” ujarnya.
Tapi yang jelas, sambung Danny, setiap pemain itu pasti ada segmen tersendiri. “Ibarat mal, walau banyak tapi pengunjung tetap banyak tuh,” ujarnya.
Kaskus sendiri, kata Danny, transaksinya masih banyak dari produk fashion. Selain karena sifatnya universal, kecenderungan pembeli lebih suka produk dengan rentang harga di bawah Rp200 ribu. Tiap tahun, kata Danny, diperkirakan nilai transaksi secara keseluruhan di Kaskus mencapai sekira USD300 juta.
Namun, meski potensi besar, sambung Danny, konsumen juga akan semakin percaya berbelanja melalui online apabila tingkat terjadinya fraud (termasuk kualitas produk yang tidak sesuai harapan) bisa diminimalisasi. Yang tak kalah penting, bisnis ini harus makin meningkatkan kemudahan, kecepatan, dan harga yang lebih kompetitif dibanding berbelanja secara offline.
Seperti diketahui, sejumlah bank besar mulai melirik potensi ecommerce. Secara tidak langsung BCA masuk ecommerce dengan menyediakan payment gateway untuk portal BliBli.com yang juga satu grup dengan BCA. Portal lainnya adalah Belibarang.com milik Citi Indonesia, dan Tokone.com milik Bank Mandiri yang belum lama ini diluncurkan.
sumber berita :
(Erichson Sihotang /Koran SI/ade)
http://economy.okezone.com