[Menerjemahkan]
Beberapa saat yang lalu, 60 orang pemikir terbaik dalam dunia web diminta untuk berbicara tentang pengaruh dalam dunia online, masing-masing mendapat 60 detik.
Ya, 60 pembicara, 60 detik per orang.
Kegiatan ini disebut “The Influencer Project”, dan juga “konferensi marketing tersingkat yang pernah ada.”
Banyak yang bisa dipelajari dari hal ini. Dan berikut ini adalah daftar dari apa yang mereka katakan, sesuai dengan urutan kemunculan mereka:
#1. David Meerman Scott. “Berhentilah berbicara tentang produk dan jasa yang Anda miliki. Orang-orang tidak peduli dengan produk dan jasa yang ada; Mereka peduli dengan diri mereka sendiri.” -@dmscott
#2. Anne Holland. “Tingkatkanlah button yang ada di halaman tujuan Anda (landing page). Bisakah Anda membuatnya lebih besar?” -@anneholland55
#3. Moke Volpe. “Kami berbagi tentang banyak hal yang ditutup rapat sebagian besar perusahaan. Dengan membagikan cerita yang baik dan buruk, Anda membangun pengaruh di dunia digital.” -@mvolpe
#4. Michael Port. “Konsistensi. Konsistensi mendemonstrasikan komitmen. Anda akan mendapat kepercayaan karena Anda konsisten.” –@michaelport
#5. Liz Strauss. “Ketahuilah kemana tujuan Anda akan pergi – karena siapa yang ingin mengikuti (Follow) Anda jika Anda sendiri tidak tahu kemana tujuan Anda?” -@lizstrauss
#6. Robert Scoble. “Follow-lah orang-orang yang lebih baik dari Anda. Semakin baik inbound Anda, semakin baik output yang akan Anda berikan, dan output Anda adalah apa yang akan diikuti (follow) orang lain.” -@scobleizer
#7. Carol Roth. “Sejajarkan diri Anda dengan rekan-rekan strategis yang terkemuka.” -@CarolJSRoth
#8. Scott Porad. “Buatlah koneksi dengan orang secara online, lalu bertemulah dengan mereka secara langsung (offline).” -@scottporad
#9. Joe Pulizzi. “Buatlah konten yang berhubungan dengan sesuatu: sesuatu yang saya sebut High Purpose Content Marketing.” -@juntajoe
#10. Laurel Touby. “Setiap bulan, dalam hari pertama pada awal bulan, gunakanlah tiga tren digital yang sudah Anda dengar dan cobalah hal tersebut.” -@laureltouby
#11. Hugh MacLeod. “Kami menggunakan bahan atau konten milik orang lain untuk bersosialisasi. Dan bahan Anda adalah sebuah objek sosial atau bukan sama sekali.” -@gapingvoid
#12. Chris Guillebeau. “Hindarilah blogging yang sumbang. Daripada bertahan pada satu jenis pasar, berpikirlah lebih luas: apa lingkaran sosial yang memiliki relasi dengan milik Anda?” -@chrisguillebeau
#13. Laura Roeder. “Langsung saja berbincang dengan orang-orang! Jangan bingung dengan apa isi tweet Anda, langsung saja merespon apa yang ada.” @-lkr
#14. Michael Margolis. “Orang-orang akan mengidentifikasi atau terhubung dengan cerita Anda, atau tidak sama sekali. Jadi gunakanlah cerita yang layak untuk diceritakan.” -@getstoried
#15. Dave Navarro. “Temukanlah orang-orang yang sudah memiliki target audiens Anda dan relasikanlah produk Anda dengan mereka.” -@rockyourday
#16. Loren Feldman. “Antara Anda menjadi sangat palsu dan membuat orang lain percaya bahwa Anda adalah orang yang ramah, atau jadilah orang yang benar-benar jujur.” -@1938media
#17. Ann Handley. “Gunakan konten yang sesuai dengan diri Anda. Jangan takut untuk memiliki sudut pandang Anda sendiri. Jangan lupa untuk memberikannya kebebasan untuk disebarluaskan.” -@marketingprofs
#18. Jim Kukral. “Iklan di Facebook: Anda bisa beriklan di profil orang-orang yang bekerja di organisasi-organisasi tertentu.”-@jimkukral
#19. Joselin Mane. “Segera setelah Anda bertemu dengan seseorang, kenalkan orang tersebut dengan orang lain yang Anda kenal.” -@joselinmane
#20. John Jantsch. “Perbaikilah cara Anda dalam menyaring dan mengumpulkan konten. Lalu sampaikan hal tersebut pada orang-orang pada waktu yang tepat, jumlah yang cocok, dan ukuran yang pas.”-@ducttape
#21. Marshall Kirkpatrick. “Jadilah orang pertama dalam mengetahui berita yang ada dalam topik yang sedang hangat. Deteksilah suara-suara yang muncul di dunia.”-@marshallk
#22. Shama Kabani. “Buatlah konten video yang sesuai dengan spesialisasi Anda, lalu distribusikan dengan bersemangat!”-@shama
#23. Terry Starbucker. “Satu-satunya cara untuk membangun pengaruh adalah dengan keluar dan mencoba untuk mendapatkannya sendiri, dan juga menanggulangi ketakutan untuk melakukannya”-@starbucker
#24. Johnny B. Truant. “Tentanglah kebiasaan yang sering dilakukan, sesuatu yang sudah cocok apa adanya. Hanya beberapa orang yang berani untuk keluar dari zona aman. Dan orang-orang akan memperhatikan mereka.” -@johnnybtruant
#25. Jason Falls. “Bagikan konten yang bagus secara konsisten. Itulah cara saya melakukannya.” -@jasonfalls
#26. Robbin Phillips. “Ini bukanlah tentang dunia digital. Ini mengenai orang-orang. Percakapan tentang keinginan dan kegemaran, bukan percakapan dengan produk.”-@robbinphillips
#27. Yaro Starak. “Cobalah berbicara lebih tentang orang lain. Jika Anda ingin mendapat pengaruh seperti seorang pemimpin yang Anda bayangkan, bicaralah tentang mereka.” -@yarostarak
#28. Michael Stelzner. “Buatlah sebuah fan page di Facebook. Lalu buatlah penerimaan dengan video di dalamnya, dan juga adakan polling tentang topik tertentu.”-@mike_stelzner
#29. Erica OGrady. “Buatlah orang disekitar Anda lebih sukses dari Anda.”-@ericaogrady
#30. Gary Vaynerchuk. “Bicarakan tentang hal-hal yang Anda ketahui. Alasan kenapa Wine Library TV bisa sukses adalah karena saya tahu apa yang sedang saya bicarakan.”-@garyvee
#31. Nathan Hangen. “Jangan khawatir jika mendapat perhatian dari orang lain. Jadilah sesuatu yang layak dibicarakan orang-orang.”-@nhangen
#32. Danielle LaPorte. “Pastikan diri Anda diwawancara dengan baik. Mungkin Anda bisa menyewa penulis, atau merekam diri Anda bersama teman.”-@daniellelaporte
#33. Guy Kawasaki. “Ulangi tweet-tweet yang Anda miliki. Saya mengulangnya setiap delapan jam.” -@guykawasaki
#34. David Bullock. “Gunakan media offline. Seringkali pasar Anda tidak ada di dunia online. Gunakan media lain, seperti televisi, radio, dan acara-acara seperti seminar.”-@davidbullock
#35. Vanessa Fox. “Banyak yang mendapat pengunjung dari hasil pencarian. Tapi mereka melewatkan poin penting: menyelesaikan masalah yang mereka miliki.” -@vanessafox
#36. Lewis Howes. “Temukan sebuah celah pasar, dan kuasai celah pasar tersebut.” -@lewishowes
#37. Valeria Maltoni. “Buatlah percakapan mingguan di Twitter. Saya adalah seorang perencana strategi bisnis, jadi saya menggunakan prinsip-prinsip kaizen untuk membantu orang di #kaizenblog.” -@ConversationAge
#38. Sergio Balegno. “Investasikan lebih banyak waktu untuk membuat strategi tidak hanya unutk menggunakan social media, tapi untuk mengintegrasikan social media dengan taktik lain.” -@sergiobalegno
#39. Hank Wasiak. “Lupakan pandangan konvensional tentang pengaruh. Hal itu harus mengenai pengaruh kita, dari pengaruh ‘saya’ menjadi pengaruh ‘kita’.” -@hankwasiak
#40. Mitch Joel. “Aktiflah dalam komunitas orang lain. Keluarlah dari pikiran Anda pribadi dan masuklah kedalam dunia orang lain.” -@mitchjoel
#41. Tamsen McMahon. “Membangun pengaruh di dunia digital adalah mengenaik ‘dimensi digital.’ Tunjukkan sebanyak mungkin sisi dari diri atau bisnis Anda sebanyak Anda bisa.” -@tamadear
#42. Justin Levy. “Dengarkanlah percakapan yang ada di sekitar Anda. Lihatlah bagaimana jaringan berbeda saling berinteraksi, karena tidak semua jaringan sama.” -@justinlevy
#43. Chris Garrett. “Apa yang Anda cari adalah relasi jangka panjang. Anda tidak akan ingin mendapat dan kehilangan pengaruh Anda.” -@chrisgarrett
#44. Cathy Brooks. “Pikirkanlah tentang kebenaran dan konsistensi dari apa yang Anda katakan sepanjang kehadiran Anda di dunia online dan offline.” -@cathybrooks
#45. Todd Defren. “Untuk mengubah dunia Anda, mulailah dari mencoba untuk mengubah dunia. Apa yang Anda rasa cukup mendorong untuk melakukan sesuatu yang mengguncang dunia?” -@tdefren
#46. Brian Clark. “Belajarlah menjadi seorang pendongeng. Narasi adalah sesuatu yang membuat kita menjadi manusia seutuhnya. Media-media besar melakukannya dengan baik. Anda juga harus begitu.” -@copyblogger
#47. Scott Belsky. “Bagikan nilai Anda secara bebas. Membiarkan orang lain bisa mengetahui apa yang sedang Anda kerjakan akan membuat perbedaan yang besar.” -@scottbelsky
#48. Wendy Piersall. “Anda harus mematangkan model bisnis Anda sebelum mengejar ketenaran. Apapun yang Anda lakukan secara online, pastikan hal tersebut membangun nilai dasar Anda.” -@emom
#49. Mark Silver. “Banyak orang yang takut berbicara. Jika Anda berbicara untuk mereka, mereka akan mendengarkan.” -@markheartofbiz
#50. Dan Schawbel. “Turunlah lebih jauh dan pilihlah sebuah celah pasar kecil yang bisa Anda fokuskan. Jadilah seorang ahli keuangan untuk Minnesota.” -@danschawbel
#51. Shashi Bellamkonda. “Temukanlah jaringan sosial apa yang digunakan pelanggan Anda, dan hadirlah saat mereka membutuhkan Anda.” -@shashib
#52. Gretchen Rubin. “Mengekspresikan diri sendiri adalah hiburan yang baru. Buatlah orang-orang berbicara. Saya sukses hanya dengan bertanya. ‘Apa makanan kesukaan Anda?’” -@gretchenrubin
#53. Muhammad Saleem. “Berikan sebanyak yang bisa Anda berikan. Seringkali kita terlalu terfokus pada apa yang ingin kita capai.” -@msaleem
#54. Aaron Kahlow. “Berpikirlah bahwa social media bukan sebuah strategi sendiri, tapi seolah sebuah strategi untuk meningkatkan tujuan bisnis dan marketing yang sudah ada.” -@aaronkahlow
#55. Alexandra Levit. “Targetkan diantara lima atau sepuluh orang yang Anda kagumi, orang-orang yang Anda perhatikan hasil kerjanya, dan berangsur-angsur berkenalan dengan mereka.” -@alevit
#56. Steve Woodruff. “Identifikasi orang baru yang muncul. Dengan berada di sisi mereka dan menjadi seorang pendukung untuk mereka, Anda sedang menciptakan pendukung untuk seumur hidup Anda.” -@swoodruff
#57. David Siteman Garland. “Gunakanlah bagian media dari perusahaan Anda, apakah itu adalah acara yang spesial, podcast, atau majalah online.” -@therisetothetop
#58. Amber Naslund. “Pengaruh secara online adalah proses yang berlangsung lama. Itu adalah sesuatu yang tumbuh dari perbincangan-perbincangan empat mata seiiring waktu berjalan.” -@ambercadabra
#59. Julien Smith. “Tanyakan pada orang lain tentang susatu yang mungkin bisa Anda gunakan atau pakai untuk mendapat keuntungan diatas orang lain.” -@julien
#60. Brian Solis. “Bagaimana cara Anda menjadi seorang pemikir yang diikuti? Hal itu dimulai dengan bersikap seolah Anda adalah orang yang seperti itu, dan menghubungkannya dengan diri Anda.” -@briansolis
Jadi itulah 60 orang yang paling berpengaruh di dunia digital, semuanya membagikan pemikiran mereka tentang cara Anda bisa meningkatkan pengaruh Anda di dunia digital.
Tentunya, setiap hal diatas bisa Anda Tweet untuk teman Anda, apa nilai dari sebuah kebijaksanaan dan pengetahuan jika tidak bisa dibagikan?(startupbisnis.com)