WASHINGTON, suaramerdeka.com – Sebuah laporan baru mengatakan, pemerintah Amerika adalah pemimpin dunia dalam hal berinvestasi pada riset kesehatan dan pembangunan global. Selama 10 tahun ini, Amerika menyediakan hampir 13 miliar dolar untuk vaksin baru, obat-obatan dan peralatan guna memerangi penyakit di negara-negara berkembang.
Laporan itu berfokus pada lima badan federal antara tahun 2000-2010: Institut Kesehatan Nasional (NIH), USAID, Departemen Pertahanan, Pusat Pemberantasan dan Pencegahan Penyakit, Badan Pengawas Pangan dan Obat-obatan.
Kaitlin Christenson adalah direktur Koalisi Teknologi Kesehatan Global, yang merilis laporan itu. “Koalisi Teknologi Kesehatan Global adalah sebuah organisasi terdiri dari kurang lebih 40 organisasi nirlaba yang bersatu membahas sebagian hambatan terbesar yang dihadapi dalam pembuatan vaksin baru, obat baru, diagnostik baru dan produk lainnya. Selain itu, mengkaji berbagai solusi kebijakan yang dapat diterapkan pemerintah Amerika untuk mempercepat dan memajukan pembuatan produk-produk baru yang sangat dibutuhkan itu,” jelasnya.
Koalisi ini mendapat dana dari Bill and Melinda Gates Foundation. Christenson mengatakan investasi Amerika dalam kesehatan global “berdampak nyata” di negara-negara berkembang.
“Kita telah melihat semasa dekade ini pemerintah Amerika mendanai hampir separuh dari total investasi global untuk riset. Dan dari investasi itu diterjemahkan menjadi produk baru yang menyelamatkan nyawa di seluruh dunia,” tambah Christenson.
Salah satu contohnya adalah vaksin Meningitis yang baru. Laporan tersebut memperkirakan vaksin MenAfriVac dapat mencegah hampir 440.000 kasus meningitis dalam 10 tahun ke depan. Ada juga tes baru untuk mendiagnosa TBC. Jenis tes Xpert MTB/RIF dapat menambah tiga kali lipat orang yang didiagnosa kebal terhadap obat TBC.