1. Modal – Uang yang ada diawal digunakan untuk usaha dan modal untuk kelangsungannya.

2. Pelanggan – Kehilangan pelanggan adalah hal yang umum terjadi pada bisnis. Bagaimana Anda mendapatkan pelanggan baru dan memelihara yang sudah ada yang berarti adanya perbedaan antara bisnis yang sukses dan yang akan gagal.

3. Keuangan dan Anggaran Bisnis – Ini adalah pengeluaran Anda untuk mendapatkan pemasukan dan segala sesuatunya. Tanpa adanya pemahaman anggaran usaha, Anda tidak memiliki fleksibilitas untuk membuat keputusan finansial organisasi dengan tepat waktu.

a. Modal

Mari kita lihat, Anda harus membelanjakan sejumlah uang, untuk menghasilkan uang. Maka penting untuk mengetahui keterkaitan dimana Anda bisa mendapatkan dana saat membutuhkan untuk membayar supplier, karyawan, pajak, dan mengembalikan uang pelanggan.

Jadi, jika Anda akan memulai usaha baru, berapa banyak modal yang dibutuhkan untuk memulai usaha Anda? Ada beberapa cara dimana Anda bisa tahu berapa banyak uang yang dibutuhkan agar bisa berjalan, dan ini merupakan bagian yang berat karena melibatkan sejumlah penelitian dan perencanaan.

Saat melakukan riset, Anda harus menyimpan informasi ini dengan baik karena ini juga merupakan business plan. Jika Anda berpikir untuk meminjam uang untuk memulai usaha, Anda memerlukan dokumentasi ini untuk meyakinkan institunsi perbankan atau peminjam yang dituju.

Membuat business plan bisa dilakukan dengan memindahkan yang sudah ada dari template business plan, atau Anda bisa menyewa seorang profesional untuk mendampingi Anda .

Catatan Redaksi PengusahaMuslim.com :

Jika modal belum tersedia, ada beberapa cara yang dapat Anda tempuh, seperti memulai bisnis jasa, keagenan atau sales perantara, Anda dapat menjual produk milik teman, atau memberikan nilai tambah pada produk orang lain. Sebagai contoh bisnis percetakan, Anda tidak harus memiliki mesin cetak untuk memulai bisnis ini, namun Anda dapat melakukan outsourcing kepada percetakan yang menerima jasa makloon. Anda cukup memberikan nilai tambah berupa konsultasi desain, copy writing, dsb… yang membutuhkan modal berupa komputer yang dapat Anda sewa dibanyak komputer rental dengan bayaran perjam. Hingga suatu hari terkumpul dana yang cukup, maka Anda dapat memikirkan pengembangan bisnis yang sesuai.

b. Mendapatkan dan Memelihara Pelanggan Anda

Mungkin Anda berpikir… saya bahkan belum menjalankan bisnis, bagaimana saya bisa membuat rencana mendapatkan dan memelihara pelanggan? Ini mungkin terdengar aneh, tapi dalam dunia bisnis ini akan menentukan keberhasilan atau kegagalan Anda.

Jika Anda tidak bisa memikirkan bagaimana memberikan servis yang lebih baik bagi pelanggan dibandingkan servis yang sudah ada diluar sana, bagaimana Anda bisa menonjol diantara kerumunan? Bagaimana Anda menarik pelanggan? Rencana apa yang dilakukan untuk mengukur kepuasan pelanggan Anda?

Ada banyak pendekatan untuk mempertahankan pelanggan lebih lama dan ini dimana marketing bermain. Jika Anda memulai usaha kecil, maka Anda harus banyak berpromosi, dan ini sering dilakukan bahkan oleh usaha kelas menengah.

Membuat rencana untuk melayani pelanggan terkadang memerlukan banyak waktu, tapi pastikan Anda memahami apa yang mereka cari dan pastikan bisnis Anda memenuhinya.

c. Keuangan Bisnis

Pembukuan akuntansi sangat ditekankan pada bisnis, karena ini merupakan peta perjalanan Anda sebagai pengusaha dan melacak aktivitas bisnis Anda.

Laporan pembukuan seperti neraca dan laba-rugi sangat penting. Sebagai pengusaha Anda membutuhkan informasi ini untuk memahami posisi keuangan perusahaan.

Oleh: By Nicholas C.

Sumber: http://www.EzineArticles.com

Diterjemahkan oleh: Iin – Tim Pengusahamuslim.com