Seorang Kaya Milyarder ketika di Akhir usianya ditanya :

“Berapa Total Harta yang Engkau miliki . . . . ?”

Sang Milyarder Menjawab :

“Total Harta yang saya miliki tidak lebih dari 25 Juta saja . . . !!!”

Sang penanya terheran-heran dengan jawaban Sang Milyarder tersebut :

“Bagaimana Bapak bisa berkata seperti itu ? Sedangkan Simpanan bapak di Bank Ada milyaran Rupiah . . . Belum lagi Aset Properti bapak, beberapa Rumah mewah, beberapa Vila dan tanah Bapak yang berhektar-hektar itu . . . tentu Nilainya diatas 25juta kan . . . ? “

Sang Milyarderr yang baru mengenal tentang Hakikat kehidupan itu menjawab :

“Iya benar sekali apa yang Engkau katakan, itu semua milik saya . . . Namun selama saya hidup saya terlalu sibuk mengumpulkan harta dan kalau saya hitung-hitung, saya baru bersedekah sebesar 25 Juta saja . . . itu Artinya Harta yang benar-benar menjadi milik saya dan akan menemani saya di Akhirat nanti hanya 25 Juta saja . . . . sedang milyaran yang lain itu belum tentu menjadi milik saya . . . Kalau saya meninggal nanti harta itu sudah bukan menjadi milik saya lagi, tapi milik Ahli waris saya . . . Milik saya hanya 25 Juta itu saja !!! “

==========================================

Pada Hakikatnya Rezeki itu hanya ada tiga saja :

1. Yang dimakan menjadi kotoran;
2. Yang dikenakan menjadi usang;
3. Yang dinafkahkan di jalan Allah.

Selebihnya kita hanya “mengaku-aku” saja, Bukan Milik Kita !!!

Sebagaimana Sabda Rasulullah s.a.w :

“Seorang hamba berkata . . . . “Hartaku! hartaku!” . . .Padahal ia hanya mendapatkan tiga perkara dari hartanya:

(1) apa yang ia makan, kemudian ia habiskan,
(2) apa yang ia pakai, lalu ia menjadikannya usang,
(3) atau apa yang ia sedekahkan, maka akan mengalirkan pahala.

Sedangkan yang lain itu, maka hilang dan ditinggalkan untuk orang lain (Ahli warisnya)” – HR. Muslim –

Kejarlah Dunia . . . Carilah Pundi-Pundi Dunia sebanyak-banyaknya . . . Namun jangan Engkau jadikan Dunia sebagai Tujuan utama . . . Jadikanlah Dunia sebagai Sarana kita Untuk mendekatkan diri kepada Alloh . . . Dengan memanfaatkan Harta kita dijalan-Nya yaitu untuk membantu sebanyak mungkin Hamba-hamba Alloh yang lain . . . Diantaranya dengan membahagiakan keluarga kita tercinta, hususnya Ayah dan Ibu kita.

Membahagiakan anak-anak yatim dan fakir miskin dengan membangun sarana pendidikan untuk mereka, Agar mereka memiliki masa depan yang lebih cerah serta mengnalkan Alloh dan Rasul-Nya agar mereka tidak hanya sukses d dunia namun juga sukses di Akhirat nanti . . .

Membangun masjid-masjid dan membentuk sistem dan manajemen yang memakmurkan masjid tersebut . . . Membangun Radio-radio Islami dan InsyaAllah mebangun Televisi Islami di Negeri dengan mayotritas Muslim terbesar di Dunia ini . . . InsyaAllah.

Rasulullah Bersabda :

“Barangsiapa Akhirat menjadi Tujuannya . . . . maka Alloh akan melancarkan semua urusannya . . . Menjadikan hatinya kaya dan dunia akan datang kepadanya dalam keadaaan tunduk . . . namun Barangsiapa Dunia menjadi Tujuan Utamanya . . . Maka Alloh akan mengacau balaukan semua urusannya . . . . membayang-bayanginya dengan kemiskinan dan dunia tidak akan datang kepadanya kecuali sebatas yang di taqdirkan saja” -Hadis-

(By Fatum – Hamba Alloh yang Mengharap Ridho dan Cinta-Nya)